Aksi Unras Suarakan Tolak Omnibus Law dari Berbagai Bidang

progresifjaya.id, JAKARTA – Aksi unjuk rasa (Unras) tolak UU Omnibus Law kembali bergulir di bundaran Tugu Proklamasi Jalan Proklamasi No. 56 Menteng, Jakarta Pusat, Rabu (28/10/2020).

Sama seperti aksi sebelumnya, bahwa massa Unras menutut pembatalan dan pencabutan UU Omnibus Law yang diyakini akan menguntungkan segelintir orang dan tidak berpihak kepada rakyat.

“Tuntutan penolakan UU Omnibus Law sama seperti yang disuarakan aksi demo sebelumnya. Menurut mereka UU Omnibus Law tidak berpihak kepada rakyat namun berpihak hanya kepada beberapa orang,” ujar Dandim 0501/JP BS, Kol Inf Luqman Arief.

Dandim juga menyampaikan, orasi yang digaungkan pendemo disampaikan dari sisi bidang yang berbeda, seperti dampak Omnibus Law di bidang pendidikan, perburuhan, pertanahan, politik, pertanian, dan sebagainya.

Terdata ada beberapa Ormas yang menyuarakan tuntutan cabut UU Omnibus Law diantaranya, Gerakan Buruh Bersama Rakyat (GEBRAK) dengan elemen yang tergabung antara lain KPBI, Konfederasi Kongres Aliansi Serikat Buruh Indonesia (KASBI), KSN, SGBN, Sindikasi, FPPI, PPI, FKI, Jarkan SP, KPA, LMND, FRI, dan Bem Jentera.

Selanjutnya Konsorsium pembaharuan Agraria, Komite Revolusi Pendidikan Indonesia, Federasi Pelajar Jakarta (FIJAR), dan lainnya.

Dandim menjelaskan, bahwa jajaran Kodim Jakpus melakukan koordinasi dengan jajaran aparat kepolisian dan aparat terkait lainnya agar dalam pelaksanaan kegiatan aksi berjalan lancar, tertib, dan aman.

Aksi Unras yang berlangsung cukup kondusif ini selesai sekitar pukul 19.45 WIB. Pihak aparat keamanan dalam hal ini turut mengawal dan menuntun massa Unras membubarkan diri.

Sumber: Pendim 0501

Editor: Benz

Bagikan Berita Ini: